Road to Indonesia – Visegrad Forum

2/13/2019

Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, akan menyelenggarakan Forum Diskusi “Road to Indonesia – Visegrad Forum” pada tanggal 15 Februari 2019 di Ruang Singosari, Hotel Borobudur, Jakarta. Forum diskusi tersebut rencananya akan dibuka oleh Wamenlu RI dan turut mengundang Duta Besar dari negara-negara Visegrad untuk menjadi panelis dalam forum diskusi.

Kawasan Visegrad menyimpan potensi yang menjanjikan sebagai mitra ekonomi baru, namun hingga kini Indonesia masih belum memanfaatkan potensi kerja sama secara maksimal. Neraca perdagangan Indonesia ke kawasan Visegrad masih tergolong rendah, hal tersebut antara lain disebabkan oleh belum tereksplorasinya potensi perdagangan/kerja sama ekonomi di kawasan Visegrad, relatif tingginya shipping cost perdagangan ke kawasan tersebut, serta kendala non tariff measures (NTMs) dan non tariff barriers (NTBs). Berdasarkan data Trade Complementary Index (TCI) 2013, perdagangan antara Indonesia dan Visegrad bersifat komplementer, khususnya untuk impor dari Visegrad ke Indonesia.

Selain itu, Visegrad juga berupaya memperluas kerja sama dengan negara – negara di kawasan Asia Tenggara. Salah satu kerja sama yang diprioritaskan adalah sektor pariwisata. Dengan adanya komitmen Visegrad untuk meningkatkan kerja sama bidang pariwisata dengan negara kawasan Asia Tenggara maka hal tersebut telah membuka peluang besar bagi Indonesia untuk melihat kawasan tersebut sebagai pasar prospektif, tidak hanya di sektor pariwisata saja, namun juga kerja sama di sektor strategis lainnya.

Dalam upaya meningkatkan volume perdagangan dan peningkatan kualitas perdagangan Indonesia, Indonesia dan negara-negara anggota Visegrad (V4) akan membentuk Indonesia-V4 Forum sebagai salah satu prioritas diplomasi Indonesia ditujukan untuk menggali lebih jauh potensi pasar non-tradisional dan pasar alternatif bagi produk Indonesia. Dalam kaitan itu, perlu dikaji lebih lanjut langkah-langkah kebijakan yang dapat ditempuh oleh Pemerintah Indonesia agar kerja sama dengan Visegrad dapat memberikan keuntungan ekonomi secara langsung bagi rakyat Indonesia.​​